Connect with us

Daerah

Aman Abdurrahman Tidak Gentar Hadapi Tuntutan Hukuman Mati JPU

JARRAK.ID

Published

on

Aman Abdurrahman (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan tanggapan atas nota pembelaan (pleidoi) atas terdakwa terorisme Aman Abdurrahman. Sidang tersebut juga dilanjutkan dengan pembacaan duplik atau pembelaan Aman atas replik yang disampaikan JPU.

Dalam duplik yang dibacakan, Aman mengaku tidak takut dengan ancaman hukuman mati, kalau itu didasarkan kepada tindakan Aman karena mengkafirkan pemerintah. Kendati demikian, Aman menolak disebut terlibat dalam serangkaian aksi teror di berbagai daerah.

“Saya ingin menyampaikan, ingin mempidanakan kepada saya berkaitan dengan mengkafirkan pemerintahan ini silahkan pidanakan berapa pun hukumannya, mau hukuman mati silahkan,” ujar Aman saat memaparkan dupliknya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Rabu, (30/05/2018).

“Tapi kalau dikaitkan dengan kasus-kasus semacam itu, dalam persidangan satu pun tidak ada yang dinyatakan keterlibatan saya. Tapi kalau saya mengajarkan mereka untuk bertauhid, dan yang lainnya mendukung khilafah, silahkan pidanakan sesuai keinginan Anda semua,” sambung Aman.

Sebelumnya, Aman dituntut jaksa hukuman mati karena diyakini menjadi penggerak dilakukan sejumlah teror di Indonesia. Aksi teror disebut jaksa dilakukan setelah Aman menginisiasi terbentuknya Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Teror-teror yang disebut jaksa dipengaruhi Aman di antaranya aksi teror bom di gereja Samarinda pada 13 November 2016, bom Thamrin Januari 2016, bom Kampung Melayu pada 24 Mei 2017, serta penusukan polisi di Sumut dan penembakan polisi di Bima pada tahun 2017.

Baca Juga:  Hina Dua Kalimat Syahadat, Ki Ngawur Meringkuk 5 Tahun dalam Penjara

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer