Connect with us

Politik

Aktivis HAM Tuding Jokowi Temui Peserta Aksi Kamisan untuk Kepentingan Pilpres Semata

JARRAK.ID

Published

on

Peserta aksi Kamisan saat ditemui Jokowi di Istana (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Aktivis hak asasi manusia (HAM), Haris Azhar menuding Presiden Joko Widodo sengaja menemui peserta aksi Kamisan hanya untuk penetingan Pilpres 2019 saja.

“Ini nggak sama sekali menunjukkan interest dia untuk menunjukkan kasus-kasus pelanggaran HAM. Dia cuma sekadar mau merespons, mau cari sentimen positif aja di tengah masyarakat, ini punya kepentingan untuk 2019,” ujar Haris saat sebagaimana diwartakan detik.com, Jum`at, (01/06/2018).

Pasalnya menurut Haris, elektabilitas atau popularitas Jokowi berada dalam zona bahaya. Hal ini salah satunya dipicu oleh pemberian gaji fantastis kepada para pejabat di lingkungan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

“Iya kan kita lihat saja kalau dari sisi pemberitaan, kan beberapa waktu terakhir kan dia kurang populis kan, diserang soal gaji BPIP, diserang soal koruptor boleh nyaleg, iya kan, lalu dia tidak menjadi sentral pemberitaan pada 20 tahun reformasi. Nah terus tiba-tiba dia mau ngomong hak asasi, ketemu korban, bohonglah,” ucap Haris.

Haris juga menyayangkan jika dalam pertemuan itu tidak ada jaminan dan kepastian dari Jokowi untuk betul-betul menuntaskan kasus HAM masa lalu, sebagaimana tuntutan pada peserta aksi.

“Nggak ada saya dengar kabar, cuma dia mau mempelajari doang. Itu kan juga aneh, sudah 4 tahun jadi presiden masih mau mempelajari. Itu kan kewajiban konstitusional, itu janji pemilu-nya dia, mestinya dia sudah jelas dan tegas mau ngapain,” tutur Haris.

Baca Juga:  Ini Saran INDEF kepada Jokowi untuk Atasi Pelemahan Nilai Tukar Rupiah

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer