Connect with us

Daerah

Aktivis Ancam Laporkan Ketua-Bendahara PPK Kecamatan Kota Pamekasan

ZAWAIDUL ANAM

Published

on

Bukti pembayaran pajak yang dilakukan PPK Kecamatan Kota Pamekasan melalui Kantor Pos setempat (Doc. JARRAK)

PAMEKASAN – JARRAK.ID – Sejumlah Aktifis pegiat anti korupsi di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur geram dengan adanya dugaan pemotongan dana sewa tenda, meja dan kursi di tiap TPS dalam pelaksanaan Pemilu 2019, yang dilakukan Ketua dan Bendahara PPK Kecamatan Kota, Pamekasan.

“Kami sudah banyak menerima keluhan dari sejumlah panitia di tingkat TPS terkait dengan pemotongan hingga 14% dengan alasan untuk membayar pajak. Pemotongan 14% sangat memberatkan mereka. Bahkan saat kami melakukan investigasi, ternyata realisasi pembayaran pajak untuk hal tersebut tidak mencapai 14%,” kata Arman kepada Jarrak.id, Sabtu, (08/06/2019).

Menurut dia, ada permainan yang diduga kuat Ketua dan Bendahara PPK Kecamatan Kota Pamekasan.

Ia menganggap praktik tersebut sudah termasuk pungutan liar (pungli), dan pihaknya akan melaporkan kepada pihak yang berwajib.

“Tindakan sewenang-wenang ini bagian dari pungli yang sudah masuk tindak pidana. Tentu akan segera melaporkannya kepada aparat kepolisian,” tegas dia.

Sementara itu, Ketua PPK Kecamatan Kota Pamekasan, Hosni saat dikonfirmasi melalui sambungan selulernya tidak aktif sampai berita ini diterbitkan.

Advertisement

Populer