Connect with us

Daerah

Aksi Menuntut Pilkada Ulang di Sampang Berbuntut Ricuh dan Sebabkan Kemacetan

JARRAK.ID

Published

on

Ilustrasi (Doc. Net)

SURABAYA – JARRAK.ID – Aksi turun ke jalan yang dilakukan oleh sekelompok pendukung salah satu calon di Pilkada Sampang berbuntut kericuhan. Unjuk rasa tersebut menuntut dilakukannya pemungutan suara ulang pada pemilihan bupati dan wakil bupati Sampang, Madura, Jawa Timur.

Aksi yang berbuntut tindakan anarkis tersebut dipicu oleh orasi salah satu koordinator menggunakan pengeras suara yang meminta massa untuk terus maju menembus barikade aparat kepolisian yang menjaga jalannya aksi.

Massa yang panas karena provokasi tersebut lantas merangsek masuk menembus barikade sehingga aksi saling dorong antara massa pendukung salah satu Paslon dengan aparat pun tak dapat terhindarkan.

Massa yang semakin brutal membuat polisi melepaskan tembakan gas air mata. Tindakan tersebut terbukti efektif memukul mundur para peserta aksi.

Tak hanya berbuntut kericuhan, aksi yang dilakukan di kantor Panwaslu dan KPU Sampang tersebut juga berakibat pada lumpuhnya arus lalu lintas  yang menghubungkan empat Kabupaten di Pulau Madura.

Kemacetan tersebut membuat para pengguna kendaraan bermotor dari arah Pamekasan yang hendak menuju Surabaya, terpaksa melewati jalur alternatif dengan melalui perkampungan warga, karena akses jalur lalu lintas di sepanjang jalan protokol Kota Sampang dipenuhi pengunjuk rasa.

“Untuk kendaraan pribadi bisa melalui jalur alternatif, tapi untuk kendaraan angkutan barang, terpaksa harus menunggu hingga aksi selesai,” ujar Kapolres Sampang Ajun Komisaris Besar Budi Wardiman seperti dikutip dari Antara pada Senin, (09/07/2018).

Sebelumnya, Pilkada Sampang yang dilakukan untuk memilih Bupati dan Wakil Bupati itu diikuti oleh tiga pasangan calon. Ketiga pasangan calon itu adalah Hisan-Abdullah Mansyur (Hisbullah), Slamet Junaidi-Abdullah Hidayat (Jihad), dan Hermanto Subaidi-Suparto.

Berdasarkan hasil rekapitulasi KPU Sampang menyebutkan, pasangan Slamet Junaidi-Abdullah Hidayat (Jihad) unggul dengan meraih suara 257.121 atau 38,4%, Sedangkan Hermanto Subaidi-Suparto (Mantap) memperoleh dukungan 252.676 suara atau 37,38%. Kemudian, pasangan nomor urut 3 yakni Hisan dan Abdullah Mansyur (Hisbullah) meraih dukungan 166.059 suara atau 24,5%.

Polemik Pilkada Sampang ini bermula dari saksi pihak “Mantap” yang menolak menandatangani hasil rekapitulasi perolehan suara. Sementara dua saksi dari Paslon lainnya yaitu Paslon “Jihad” dan “Hisbullah” bersedia.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer