Connect with us

Politik

Akhirnya Mendagri Mengaku Salah dan Minta Maaf Soal Insiden e-KTP Tercecer

JARRAK.ID

Published

on

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo (Doc. Net)

BOGOR – JARRAK.ID – Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo mengakui pihaknya memang lalai sehingga mengakibatkan e-KTP menjadi tercecer di Bogor beberapa waktu lalu.

“Soal barang jatuh (e-KTP) saya salah dan saya bertanggung jawab. Saya jamin tidak ada satu barang pun yang akan digunakan untuk kepentingan Pilkada,” ujar Mendagri Tjahjo Kumolo, saat meninjau gudang di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Dalam Negeri di Kecamatan Salabenda, Kabupaten Bogor, Rabu, (30/05/2018).

Politikus PDIP itu menegaskan, akibat insiden itu seluruh staf di Kemendagri, khususnya bagian Dukcapil mempertaruhkan jabatannya guna menjaga pelaksanaan pilkada serentak agar tetap berjalan dengan lancar dan bermartabat.

Tjahjo juga menepis tudingan insiden e-KTP tercecer ada kaitannya dengan kepentingan politik penguasa dan pemilu tahun 2019 mendatang. Menurut Tjahjo, peristiwa tersebut murni kesalahan yang tidak disengaja.

“Kami tidak main-main, apalagi dimanfaatkan kepentingan perorangan atau kelompok. Jadi tidak mungkin kami akan menyalahgunakan terkait dengan data Pemilu,” bebernya.

Mendagri juga mengatakan, saat ini seluruh e-KTP yang rusak sudah ada di gudang dan sudah digunting untuk menghindari munculnya persoalan lain di kemudian hari.

“KTP-el ini 8 tahun sudah ada disini, mulai dari tahun 2011, karena pengadaan sudah ada 2010 sampai 2011. Jadi yang rusak-rusak salah ketik salah nomor, dan salah alamat disimpen disini,” tandas Tjahjo.

Baca Juga:  Belum Tentukan Pilihan, Rizal Ramli: Jokowi Masih Gagal!

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer