Connect with us

Elektoral

AHY Bertemu Jokowi di Istana, Ada Apa?

JARRAK.ID

Published

on

JAKARTA-JARRAK.ID- Ketua Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus harimurti Yudhoyono (AHY) menemui Presiden Joko Widodo di Istana Merdaka, Selasa (06/03/2018).

Presiden Joko Widodo memang dijadwalkan akanmenerima kunjungan anak tertua Ketua Umum Partai Demokrat itu. Seperti diberitakan, AHY telah berada di kompleks Istana Merdeka sekira pukul 10.00 WIB. Meski, pada saat itu, Presiden Jokowi masih berada di Bogor untuk membagikan sertifikat tanah dan tinjau sirkuit Sentul.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Rachland Nasidik, membenarkan pertemuan tersebut. Menurutnya, AHY datang seorang diri untuk bertemu dengan Presiden Jokowi. Diduga, kunjungan AHY ke Istana Merdeka untuk memberikan surat undangan rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Partai Demokrat.

“AHY itu Ketua Panitia Rapimnas dan Ketua Kogasma Partai Demokrat untuk Pemilu 2019,” kata Rechland saat ditanya maksud pertemuan AHY, seperti ditulis CNNIndonesia.com.

Kedatangan AHY ke Istana Merdeka kabarnya diterima Menteri Sekretaris Negara, Praktikno. Selanjutnya, AHY bertemu Presiden Jokowi di ruang kerja presiden.

Sampai sekarang, belum ada keterangan resmi dari pihak Istana terkait pertemuan politisi Partai Demokrat itu dengan Presiden Jokowi. Menurut kabar yang beredar, AHY bermaksud untuk menyampaikan surat undangan supaya Presiden Jokowi hadir pada Rapimnas Partai Demokrat yang rencana akan digelar pada tanggal 10-11 Maret besok.

Beberapa pekan terkahir ini, Presiden Jokowi kerap menerima kunjungan pertemuan dari beberapa petinggi partai politik. Sebelumnya, Ketua Umum PSI, Grace Natalie, dan beberapa jajarannya telah menmui Presiden Jokowi. Berikutnya, Ketum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo juga temui presiden, dan hari ini giliran AHY.

Baca Juga:  Demokrat Sebut Dukungan Kepada Prabowo-Sandiaga Uno Tak Menguntungkan Partai

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer