Connect with us

Politik

Ahok Diisukan Akan Gantikan Ma’ruf Amin, Ini Respon Presiden Jokowi

JARRAK.ID

Published

on

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa isu Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang akan menggantikan Ma’ruf Amin usai Pilpres 2019 adalah informasi fitnah. Pasalnya Ahok sudah terjerat kasus tindak pidana, sehingga tidak bisa menjabat presiden atau wakil presiden.

“Hahaha, tidak mudah lagi (Ahok gantikan Ma’ruf). Lagi pula kami baru menuju pada yang namanya Pileg dan Pilpres, jangan diganggu dengan fitnah seperti itu. Ini sangat tidak mendidik,” ujar Jokowi di Istana Merdeka, Sabtu, (16/02/2019).

Sebelumnya dalam surat kabar harian Indopos disebutkan bahwa masuknya Ahok sebagai kader PDIP merupakan siasat untuk menggantikan Ma’ruf Amin apabila yang bersangkutan berhalangan tetap atau sakit, mengingat usianya sudah 75 tahun.

Berita itu juga menampilkan grafik bergambar prediksi penggantian personel presiden dan wakil presiden apabila Jokow-Ma’ruf menang pada 2019. Dalam skema yang dirilis Indopos, Ma’ruf Amin digantikan Ahok, kemudian Jokowi mengundurkan diri dengan berbagai alasan sehingga selanjutnya Ahok naik menjadi presiden dan Hary Tanoesoedibjo menjadi wakilnya.

Atas pemberitaan itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf pun mengadukan Indopos ke Dewan Pers.

“Kami sudah melaporkan. Berita itu fitnah. Kami berharap Dewan pers segera memproses secepatnya,” kata Direktur Direktorat Hukum dan Advokasi TKN Jokowi-Amin, Ade Irfan Pulungan.

Baca Juga:  Tak Kunjung Umumkan Pendamping Prabowo, Gerindra Tunggu Jokowi

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer