Connect with us

Daerah

Ahok Bisa Bebas Januari 2019, Ini Syaratnya

JARRAK.ID

Published

on

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mendapatkan remisi selama 3 bulan 15 hari. Dengan remisi ini, Ahok diperkirakan akan bebas pada Januari 2019.

“Diperkirakan akan bebas pada bulan Januari 2019,” ucap Kabag Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas) Ade Kusmanto, Senin, (10/12/2018).

Ade menyebut perkiraan itu dihitung dari tanggal awal Ahok ditahan yaitu 9 Mei 2017. Ahok seharusnya menjalani masa hukuman sesuai vonisnya yaitu 2 tahun penjara.

Pada peringatan HUT RI 17 Agustus 2017 lalu, Ahok juga mendapatkan remisi selama 2 bulan. Pada Natal 2017 Ahok kembali mendapatkan remisi 15 hari.

“Pada tanggal 25 Desember 2018 ini diusulkan untuk mendapatkan remisi Natal 1 bulan,” imbuh Ade.

Sedangkan untuk Natal tahun ini, Ahok diusulkan mendapatkan remisi selama 1 bulan sehingga total remisi yang didapat Ahok yaitu 3 bulan dan 15 hari.

Ahok divonis pada 9 Mei 2017 karena terbukti bersalah melakukan penodaan agama atas pernyataan soal Surat Al-Maidah 51 saat berkunjung ke Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Di tanggal yang sama itu pula Ahok ditahan.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer