Connect with us

Politik

Ahok Akhirnya Buka Suara Soal Dirinya Marah Saat Hendak Mencoblos di Jepang

JARRAK.ID

Published

on

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengaku dirinya hendak dikerjai oknum saat akan menggunakan hak pilihnya di TPS Osaka, Jepang. Akibatnya kata Ahok, dirinya tidak bisa menahan emosi.

“Nyoblos di Osaka. Hampir mau dikerjain oknum tadi. Udah dapet DPT yang pindah malah dibilang nggak boleh, ngantri kalau ngantri kalah sama orang bisa hilang,” kata Ahok lewat video yang beredar di media sosial.

Dalam video itu, tampak ada seorang pemilih yang ‘mewawancarai’ Ahok. Di belakang Ahok, ada pula WNI lain.

Ahok mengaku dirinya mengurus surat pindah TPS sejak dua bulan yang lalu. Dia sendiri sebenarnya berusaha tidak marah sejak keluar dari tahanan.

“Gua udah berusaha nggak mau marah. Tapi pas ketemu orang kayak gitu memang mesti dimarahin, baru dia takut. Kalau nggak, banyak orang nggak bisa milih,” ujarnya.

“Bayangin gara-gara diserobot orang, nggak jelas siapa yang nyerobot tadi. Rupanya memang saya di Osaka ini untuk menyelamatkan beberapa suara,” tambah Ahok.

Sebelumnya, Ketua PPLN Osaka Anung Wibowo telah menjelaskan momen Ahok protes ketika pencoblosan di Jepang. Anung mengatakan insiden itu hanya salah paham.

“Itu salah paham saja, jadi tadinya kan Pak Ahok sudah antre, tapi dia harus pindah tempat karena banyak massa yang minta foto, terus ketika beliau kembali ke antrean lagi dikirain nyelak gitu, terus Pak Ahok nggak terima, itu juga ngobrol-ngobrol aja, cuma karena sama-sama ngomongnya keras, sama orang-orang Makassar, sedikit panas, itu juga sebentar nggak sampai 5 menit sudah selesai urusannya,” kata Anung.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer