600 Ribu Unit Mobil Akan Diekspor Via Pelabuhan Patimban

1 min read

Jarrak.id | Jakarta 20 November 2020, Direktur Jenderal Industri Logam Mesin Alat Transportasi dan Elektronika (Dirjen ILMATE) Kemenperin Taufiek Bawazier mengungkapkan 600 ribu unit mobil bakal diekspor melalui Pelabuhan Patimban hingga 2025.

Pelabuhan di Subang, Jawa Barat itu siap beroperasi mulai Desember 2020. Hingga 5 tahun ke depan, perkiraannya mobil senilai Rp 110 triliun akan diekspor dari sana.

“Patimban nanti bisa paling tidak bisa mengekspor sekitar 600.000 unit. Artinya kalau dikurskan sekarang berarti kita bisa mencapai angka di atas Rp 110 triliun dari Patimban untuk waktu dekat saja, sekitar 2025,” kata Taufiek dalam sebuah webinar.

Pelabuhan Patimban Terhubung Tol 2 Tahun Lagi
Namun, hal itu perlu dipersiapkan dengan matang. Menurutnya potensi tersebut harus dijaga, dan kelancaran di pelabuhan juga harus dijamin.

“Dan ini kita dekatkan kebutuhan daripada otomotif dengan pelabuhannya sendiri. Ini bagaimana caranya mensinergikan. Jangan sampai mereka berjalan sendiri, sektor otomotif punya keinginan yang lain. Ini yang harus kita eliminer dari awal,” paparnya.

Dia juga menilai Pelabuhan Patimban harus mendukung sektor otomotif dengan mengedepankan konsep artifisial intelijen.

“Karena ini setup baru sehingga semuanya bisa artifisial intelijennya bisa dipakai, semuanya terdigitalisasi, semuanya bisa dilihat dengan cepat dan proses keputusannya juga bisa diambil cepat, baik dari sisi pengusaha maupun operator,” tambahnya.

Bulan Depan Pelabuhan Patimban Beroperasi, Apa Saja Manfaatnya?
(K89)

Editor: GR