Connect with us

Mancanegara

49 Orang Tewas dan 48 Hilang Akibat Banjir yang Melanda Jepang

JARRAK.ID

Published

on

Ilustrasi (Doc. Net)

TOKYO –JARRAK.ID – Banjir dilaporkan terjadi di beberapa wilayah di negeri Sakura Jepang. Akibat kejadian ini dikabarkan sejumlah 49 orang tewas dan 48 orang hilang.

“Empat puluh sembilan orang telah tewas dan empat puluh delapan orang tidak ditemukan di bagian barat dan tengah Jepang karena hujan deras menghantam daerah itu,” sebut media Jepang NHK seperti dilansir dari Reuters, Minggu, (08/07/2018).

Terkait hal itu Badan Meteorologi dan Klimatologi Jepang segera merespon dan memberikan peringatan kepada masyarakat agar juga mewaspadai potensi badai dan tanah longsor yang mungkin terjadi. Terutama peringatan tersebut ditujukan untuk warga yang ada di wilayah barat dan tengah Jepang.

Hiroshima dan Kurashiki adalah dua daerah yang juga terdampak banjir tersebut. Di Hiroshima bahkan pemerintah Jepang menerjunkan sejumlah tentara untuk melakukan penyelamatan terhadap anak-anak yang dikhawatirkan terbawa arus luapan sungai. Sementara itu di Kurashiki warga setempat memilih naik ke atap rumah mereka sambil meminta bantuan.

Selain kedua daerah itu, Motoyama juga menjadi daerah yang terkena terjangan banjir Jepang. Dilaporkan hujan deras terjadi di daerah ini sejak Jumat 6 Juli hingga pada hari Sabtu. Akibat kejadian yang melanda Jepang ini sejumlah masyarakat diminta mengosongkan rumah mereka karena dikhawatirkan akan terjadi banjir maupun longsor susulan.

“Pada Sabtu pagi, lebih dari 1,6 juta orang telah diperintahkan untuk mengosongkan rumah mereka karena bahaya banjir dan tanah longsor susulan. 3,1 juta lebih warga disarankan untuk pergi,” demikian dikatakan Badan Penanganan Bencana dan Kebakaran Jepang.

Tak hanya menerjang pemukiman penduduk, banjir tersebut juga melanda wilayah industri yang mengakibatkan terganggunya proses produksi.

Baca Juga:  Si Jago Merah Lahap Apartemen di Vietnam, 13 Orang Tewas

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer