Connect with us

Berita

Patut Diduga Ada Konspirasi Mulyadi. KR. Dibalik Kesepakatan Pinjaman 100 M

JARRAK.ID

Published

on

Pali, Sumsel Jarrak.id – Lagi-lagi Mulyadi Kr aktivis Muda yang juga Kepala Perwakilan Lembaga Independen Bela Rakyat (LIBRA) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menduga ada konspirasi dibalik kesepakatan DPRD PALI yang menyetujui Pinjaman Daerah ke Bank Sumsel Babel sebesar Rp. 100 Miliar. pada Rapat Paripurna ke VII tertanggal 10/03/2020 lalu.

Saat dikonfimasi terkait dugaan tersebut Mulyadi Kr.mengatakan dirinya sangat menyayangkan kesepakatan yang telah dilakukan Ketua DPRD berserta anggota DPRD PALI yang telah menyetujui pinjaman Daerah yang diusulkan oleh Pemkab PALI melalui Surat Bupati ke Pihak DPRD PALI.

“Sangat Disayangkan jika DPRD khususnya Ketua DPRD PALI H. Asri Ag. SH. M.si. Menysetujui pinjaman tersebut, apa mungkin mereka tidak mengetahui peraturan pemerintah, atau memang ada unsur kesengajaan mereka yang tidak mengindahkan Peraturan Pemerintah tersebut, mestinya DPRD ketika hendak mengambil ke bijakan, setidaknya yang juga harus mengacu pada Peraturan dan Undang-undang yang berlaku di NKRI.”tegas Mulyadi

“Akan tetapi dalam hal ini menurut pendapat pribadi saya, dalam hal sekarang ini, patut di duga masalah ini bagian dari konspirasi atau persekokolan, penyalaguna APBD. Karena dalam ke bijakan DPRD, tidak terlihat Pro Rakyat dalam mengambil keputusan dan persetujuan tersebut yang jelas dan tidak ada dampak positif yang menguntungkan bagi Masyarakat PALI. Dan bisa jadi ada Komitmen dibalik kesepakatan yang sudah di setujui tersebut, mengingat setiap kegiatan pekerjaan pada tahun 2019 sudah ada anggaran tersendiri ke jadian ini bukan kali pertama, pada Tahun Anggaran 2019 terjadi hal yang serupa Pemkab PALI pernah melakukan pinjaman di BANK SUMSEL BABEL sebesar Rp.100 Miliar Rupiah untuk membayar hutang kepada pihak ketiga, atas kegiatan Tahun Anggran 2018. Jika DPRD mengetahui hal yang serupa pernah terjadi pada tahun sebelumnya berarti DPRD belum sempurna dalam menjalankan pungsi dan tugasnya, kenapa bisa DPRD mengulagi pristiwa serupa yang pernah terjadi pada tahun lalu, bahkan se-ekor keledai pun tidak ingin jatuh kelubang yang sama.” papar mulyadi sembari tertawa kecil

Sementara itu Ketua DPRD Kabupaten PALI H. Asri Ag SH. M.si. saat dikonfirmasi Hal tersebut mengakui bahwa dirinya lamban mengetahui secara detail soal Peraturan Pemerintah perihal pinjaman tersebut meski mengaku sebelum menyetujui pinjaman tersebut sudah menggelar beberapa kali Rapat baik dengan DPRD dan OPD.

“Saya selaku ketua DPRD PALI lamban mengetahui isi peraturan tersebut secara detail, dan saya mengetahui hal tersebut setelah di konfirmasi oleh tim berita ini, jika dalam peraturan tersebut memang tidak di benarkan untuk membayar hutang kepada Pihak Ketiga, padahal saya sebelum menyetujui hal itu sudah beberapa kali menggelar rapat bahkan pihak-pihak Pemkab PALI kami undang, untuk meminta penjelasan boleh atau tidak boleh DPRD menyetujui hal yang berhubungan dengan surat Bupati PALI, perihal Permohonan persetujuan Pinjaman ke BANK SUMSEL BABEL sebesar Rp. 100 Miliar tersebut.”jelas Ketua DPRD PALI.

Asri juga menambahkan “Pihak Pemkab PALI mengatakan hal itu di perbolehkan, ya harap maklum karna dengan ke sibukan saya, maka saya lalai dalam persetujuan tersebut, Tetapi hal ini menjadi pelajaran penting untuk ke depan, bagimana nanti jika Bupati Pali. H.Heri Amalindo, mencalonkan diri kembali, terpilih untuk menjadi Bupati priode selanjutnya hal ini bisa terjadi lagi.”paparnya

“Tetapi yang sudah terlanjur di setujui tidak mungkin dapat di batalkan, Namun apapun resiko ke depannya nanti akan saya hadapi.”pungkasnya

Di Ruang Berbeda Tim Berita juga mengkonfirmasi H. Amran Anggota DPRD dari Fraksi PBB yang terlihat bersemangat menyetujui usulan pinjaman tersebut mengatakan “Waktu rapat membahas hal itu hadir sebanyak 22 Orang DPRD, mereka menyetujui itu, hanya Dua Orang yang tidak menyetujui, tidak perlu saya sebutkan siapa. Dan hal ini terjadi karena kesepakatan orang banyak,”ujar amran.

Disela percakapan awak media dengan H. Amran dalam konfirmasi tersebut Mulyadi Mat Djasin Anggota DPRD dari Fraksi Partai PDIP menyeletuk “NAK NGAPO KAMU INI NAK NGURUSI KEBIJAKAN DEWAN INI, BETANYO LEBIH-LEBIH DARI INTROGASI POLISI.”

Editor: Effendi | GR

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer