Connect with us

Politik

10 Bulan Jadi Wagub DKI, Berikut Sepak Terjang Sandiaga Uno

JARRAK.ID

Published

on

Sandiaga Uno (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Nama Sandiaga Uno belakangan jadi sorotan masyarakat. Menjadi terkenal karena menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta, kini Sandi menanjak dengan menjadi Calon Wakil Presiden Prabowo Subianto pada Pilpres 2019 mendatang.

Lantas bagaimanakah sebenarnya sosok Sandi yang hari ini (27/08/2018), namanya tengah dibahas dalam Paripurna DPRD DKI terkait langkah mundur ia ambil?

“Sandiaga Uno merupakan pilihan yang terbaik dari yang ada, beliau juga berkorban. Beliau bersedia mengundurkan diri dari jabatan wakil gubernur,” kata Prabowo beberapa waktu lalu.

Sandiaga Salahuddin Uno, demikain nama lengkap pria kelahiran Pekanbaru tanggal 28 Juni 1969 itu. Sandi meniti karir politiknya dengan bergabung bersama partai besutan Prabowo Subianto. Ia mengaku telah lama berfikir sebelum akhirnya memutuskan dengan Gerindra.

Karir Sandi di Gerindra terbilang mentereng. Pasalnya, pria yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) itu sampai menjabat posisi Wakil Ketua Dewan Pembina. Hingga pada puncaknya, Sandi dipilih mendampingi Anies Baswedan sebagai Wagub dan terpilih mengalahkan pasangan Ahok-Djarot pada Pilkada DKI tahun 2017 silam.

Soal bisnis, Sandi punya segudang prestasi dan pengalaman. Ia memulai karir usahanya saat Indonesia tengah dilanda krisis tahun 1998 silam. Kala itu, Sandi mendirikan perusahaan yang diberi nama PT Saratoga Investama Sedaya Tbk.

Tak hanya itu, Sandi juga pernah berkarir di luar negeri. Ia tercatat pernah menduduki posisi Direktur Keuangan NTI Resources Ltd, sebuah perusahaan minyak dan gas asal Kanada. Ia bekerja di NTI pada periode 1995-1996 dan kemudian mengundurkan diri.

Usai mundur dari NTI, Sandi tak henti-hentinya kembali membangun mesin-mesin rupiah. Suami dari Nur Asia Uno itu mendirikan perusahaan yang bergerak dibidang konsultan keuangan, Recapital Advisors. Sandi tak sendiri dalam membangun Recapital Advisors. Ia bekerjasama dengan rekannya Rosan P Roeslani yang saat ini menjadi ketua umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.

Baca Juga:  Fadli Zon Tantang Jokowi Contohkan Cara Ternak Kalajengking

Sepak terjang Sandi di dunia bisnis tak cukup sampai disitu. Ia kembali melebarkan sayap bisnisnya dengan mendirikan perusahaan investasi bernama Saratoga Investama. Perusahaannya tersebut ia dirikan bersama William Soeryadjaja dan Edwin Soeryadjaja. Adapun perusahaan Sandi ini bergerak di bidang pertambangan, telekomunikasi, konsumer dan produk kehutanan. Sandi juga tercatat pernah menjabat sebagai anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) dan bendahara Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) sejak Januari, 2011.

Sayang, karir bisnis Sandi yang mentereng dengan raihan pundi-pundi rupiah yang begitu banyak harus diterpa isu tidak sedap pada tahun 2016 lalu. Nama Sandi sempat tercatat masuk dalam daftar Panama Papers atau sebuah data milik firma hukum Mossack Fonseca berisi data penggelapan banyak pengusaha di seluruh dunia.

Atas temuan Panama Papers itu, pemerintahan Jokowi lantas membuat kebijakan tax amnesty, dan Sandi termasuk salah satu pengusaha yang ikut dalam program pengampunan pajak tersebut.

Meski begitu, isu miring kembali menerpa perjalanan bisnis Sandi. Ia kembali tercatat dalam daftar dokumen Paradise Paper yakni sebuah dokumen yang dirilis oleh International Consortium of Investigative Journalist (IJIC). Dalam dokumen Sandi disebut sebagai salah satu petinggi NTI Resources yang terdaftar di negara surga pajak, yakni bermuda. Namun untuk kasus yang satu ini Sandi tak terlibat lantaran dirinya telah mundur dari NTI pada tahun 1996.

Soal kekayaan, harta yang dimiliki Sandi tak main-main. Ia pernah tercatat masuk dalam daftar nama orang terkaya di Indonesia. Berdasarkan ‘Pengumuman Harta Kekayaan Penyelenggara Negara’ yang diterbitkan KPK, diunduh dari situs resmi KPU periode 2016, Sandiaga Uno punya total nilai kekayaan mencapai Rp 3,8 triliun ditambah US$ 10.347.381.

Baca Juga:  PSI Tuding Sandiaga Uno Nebeng Popularitas Susi Pudjiastuti

Data lain dirilis oleh Forbes. Dalam data ini Sandi menempati urutan ke 37 sebagai orang teraya di Indonesia. Globe Asia juga pernah merilis daftar orang terkaya di Indonesia, dan hasilnya Sandi menempati posisi ke 85.

Kini sang pengusaha itu memutuskan masuk kedalam dunia yang banyak orang menyebut ‘abu-abu’. Dari menjadi Wakil ketua Dewan Pertimbangan Gerindra lantas menjadi orang nomor 2 di DKI Jakarta, banyak perjuangan dan pengorbanan yang telah dilakukan. Bahkan Sandi rela mundur dari kursi DKI 2 demi meraih kursi RI 2 bersama sang Jenderal Prabowo Subianto.

Mungkinkah karir politik Sandiaga Solahudin Uno mencapai kursi istana semulus perjalanannya sebagai pengusaha?

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer